seorang penjual koran. mungkin umurnya sekitar 8 tahun gitu.. badannya kecil, kalau jualan koran dia selalu memakai semacam kain gitu biar ndak panas mungkin :) ya secara gitu jualan dari pagi sampai siang. kasian lihatnya kecil-kecil udah cari uang. apa dia tidak sekolah??? MIRIS liatnya. anak yang seharusnya mengennyam pendidikan, bermain dengan kawan sebaya malah sibuk cari uang untuk hidup.
ada lagi seorang penjual koran di lampu merah di persimpangan jalan dekat ayani. seorang penyandang cacat. jadi kalau dia berjalan tidak bisa cepat. walaupun dengan keadaannya tak seperti orang normal tapi dia tetap berusaha untuk mencari uang yang halal, ya walaupun hanya menjual koran tapi itu pekerjaan yang mulia dari pada orang yang menadah tangan padahal dia masih bisa bekerja. hanya satu penyakit orang seperti itu MALAS. nah itu dia yang susah kalau udah keasikan mendapat uang kayak gitu ndak mau kerja.
O iya kayaknya di persimpangan tugu dekat UNTAN makin banyak anak-anak di bawah umur yang menjual koran. terlintas di pikiranku anak-anak itu di suruh orang atau emang kemauan sendiri???
mudah-mudahan mereka semua di beri kekuatan dalam menjalani hidup.
Allah tidak akan memberikan ujian kepada kaumnya jika kaum tersebut tidak mampu.
SALUT untuk kalian semua....
teriknya matahari tak menghalang mereka mencari nafkah. debu jalanan tak mereka hiraukan lagi. hanya satu keinginan mereka menjual koran supaya cepat habis. mari kita besyukur dengan apa yang kita punya, bukan hanya bisa mengeluh saja, meminta uang dengan orang tua, belajarlah dengan benar. ada kalanya kita berlajar dan ada kalanya kita bermain.
lihatlah orang-orang sekitar kita, jangan hanya melihat di atas karena kalau kita hanya melihat ke atas kita tidak akan pernah besyukur.
lihatlah ke bawah ada orang yang kurang beruntung dari kita dan itu bisa membuat kita besyukur dengan apa yang kita punya sekarang.
hidup itu penuh perjuangan....
keberhasilan ada di tangan kita ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar