Selasa, 11 Desember 2012

Lengkung

Beberapa tahun yang silam terjadi lagi pencetusan nama baru untuk aku...
Di awal aku kuliah aku tertarik masuk UKM Pramuka, ya lagi-lagi Pramuka..
Singkat cerita di waktu aku DIKSAR (sejenis pengukuhan anak baru)  di situlah aku mendapat nama lapangan "Lengkung"

Parahkan tu nama, ndak ada nama lain apa untuk aku. yang lebih imut gt.wkwkwkwk
Tapi nama itu ada sejarahnya, nama itu di berikan kak kramak (kak yani)  kawan 1 bipak aku.

Suatu pagi tepatnya di BLKI di Anjungan kami di kumpulkan semua di lapangan. Sehabis senam pramuka salah satu pembina menanyakan kami siapa yang belum dapat nama lapangan dan aku mengacungkan tanganku...

Panitia: siapa kawan 1 bipakmu?
Aku: kak kramak kak?
Panitia: kramak kasi nama lapangan tuk die....
K'kramak: Lengkung kak
Panitia: ngapa pulak Lengkung?
K'kramak: die tu kalau tidok suke nak melengkung dalam sarung..

Nah sejak tu lah nama lapangan ku Lengkung, ya nama lapangan emang di kasi sesuai dengan tingkah atau kebiasaan orang itu. Waktu angkatan aku diksar hujan terus, mana aku tahan kedinginan. tidok beralaskan daun. sumpah dingin banget...jadi waktu aku diksar bawa sarung, aku kan ndak suka pakai kain tidok yang bercorak batik kayak orang ningal pikirku.

Masih untung mana lapangan aku lengkung..
angkatan aku di kenal mabok, ndak tau juga apa sebabnya. padahal setau aku sendiri yang mabok. ya walaupun mabok masih mampu jalan dari pinyuh ke anjungan lumayan lecet kaki. Paling senang kalau nemu warung di perjalanan biasalah beli air penghilang dahaga hehehe, ada orang jual rambutan kami beli lagi jadi sepanjangan jalan sampah rambutan kami. trus ada nemu nanas di jalan juga kami lahap ndak tau juga rakus atau doyan waktu itu.

Kalau di ingat-ingat lucu juga waktu diksar. main bola ngelawan panitia. 
Eh hadiah yang menang dapat indomie 2 bungkus n gula merah. karena makanan kami di sita panitia n kelaparan habis semua kami makan. giliran tapak tilas malah asik makan rambutan tempat warga sempat di marah panitia karena kami malah bawa rambutan bekantong-kantong. lagi-lagi di sita panitia, bilang aja panitia kepengen rambutan juga. tapi kami tak abis akal 1 kantong kasi kan panitia, 1 kantong kami kami lempar ke semak-semak biar ndak ketahuan. waktu ndak ada panitia baru dech kita ambil n makan sama-sama.hehehehe

Selain itu juga kami pernah mungut biji cempedak untuk di rebus n dimakan (panitia makan cempedaknya nah kami malah mungut bijinya), terus mandi di air terjun  saking lamanya di susul panitia wkwkwk parah lah pokoknya.banyak cerita seru di waktu aku diksar.

untuk kawan seangkatanku terima kasih ^_^




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar