Hai
Dears,
kali
ini aku ingit sedikit cerita tentang adek aku Aldo/Ado (Ridho). Aku tahu dia
sedikit berbeda dengan adik-adikku yang lain. Adek aku yang satu ini punya
kelainan pada matanya dari lahir yang sering kali merah dan membuat dia tak
mampu membaca lama, selain itu dia juga adek aku yang tak mau meneruskan
sekolahnya lagi. Ya awalnya sempat kecewa dengan keputusan yang dia buat, dari
awal dia mau ujian sekolah dia melarikan diri dari rumah dan nginap tempat mak
long (kakak bpk) sampai-sampai kepala
sekolah datang kerumah mencari aldo. Puas
mak n bapak aku bujuk dia untuk ikut ujian dengan berbagai cara dan akhirnya
berhasil tapi itu tadi dia ndak mau meneruskan sekolah. Dia pernah bilang
dengan kami semua dia ndak mampu untuk belajar dan kalau dia belajar kepalanya
sering sakit. Emang kami ndak pernah memperiksakan apa pemnyebabnya. Tapi aldo
emang orangnya susah untuk di ajak berobat dia takut dengan jarum suntik.
Ketika
masih pertama-tama dia menutuskan tidak sekolah aku sempat marah,kecewa dan
sebagainya. Ya tapi mau digimanakan lagi itu sudah menjadi keputusannya dan kami
takut kalau di paksakan sekolah dia malah sekolah tidak benar. Dan membuat itu
sia-sia saja. Dia pernah bilang dia mau kerja. Aku tahu dia adek cowok yang aku
bisa bilang termasuk rajin. Dia pandai masak, nyuci pakaian sendiri dan
terkadang dia juga nyapu. Jarang ada anak cowok mau seperti itu. Sering setiap
sore dia menebas rumput untuk sapi-sapi. Sapi itu amanat dari alm nenek n alm
ai (kakek) dan kami di suruh merawatnya dan aldo dan bapaklah yang rajin
mencari rumput. Aku dulu sempat menjaga sapi, waktu bapak pergi dinas ke luar
kota. Siangnya kami bawa ketepi sungai yang banyak rumput dan sorenya kami bawa
pulang sapi-sapi itu. Jarangkan anak cewek mau ngembala sapi. Bagi aku itu seru
juga kadang di marah orang coz sapi makan tanaman orang n buang kotoran
sembarangan. Hehehe namanya juga hewan
O
iya, aldo kadang manja juga dengan aku. Ya kalau sudah capek menebas rumput aku
biasa mijitin badan dia. Terus kadang kalau mau tidur karus ngusal kepalanya
seperti anak kecil gitu. Maklumlah dia bungsu ndak jadi coz ada 2 orang lagi di
bawah dia. Aldo rajin nabung juga dia biasa buat kelayang untuk di jual ya
uangnya lumayan dia tabung. Pokoknya pekerjaan yang bisa menghasilkan uang dia kerjakan. Sekarang ini aja dia kerja
cari mas di belakang rumah, ada saja laporan sms yang dia kirim ke aku. Aldo
itu suka lagu dangdut entah sejak kapan dia suka, tapi jangan tanyakan suaranya
kalau dia nyanyi bias sakit telinga dengarnya.hehehe…..dulu waktu aldo masih
kecil mak aku pernah bilang kayak gini dengan aldo “Rhoma Irama tu kawan bapak
kau main gitar dulu do, coba liat bapak kau jak punya gitar terus nama anaknya
jak sama kan Ridho” terus aldo pun nayak dengan bapak “benar ke pak?” bapak aku
jawab “iyelah tadak liat bapak kau ne ade sama ada jengot.” Parah ndak tu mak
bapak aku tu suke ndak ngade-ngade jak. Aku yang dengar mak bapak aku kayak
gitu ketawa-ketawa jak dengarnya.xixixixi
Itulah
adek aku berbeda dari anak yang lain seumurnya. Selain dia lagi sibuk cari
emas, dia juga kadang nyuntik pohon “Gaharu”. Walaupun dia ndak sekolah dia
harus jadi orang yang punya uang kata bapak aku. Biar ndak nanti kalau udah tua
tidak minta-minta dengan saudara. Bapak aku bilang, kalau mau uang ya harus
kerja. Jangan minta terus dengan orang tua, kalau orang tua sudah ndak ada
minta dengan siapa lagi??? Benar juga sih, makanya aku dari kecil juga sudah
terbiasa cari uang tambahan.
Menurut
aku orang pintar dalam akademik belum tentu dia suskes, bisa jadi orang yang
biasa di remehkan di sekolah itu yang menjadi sukses. Sukses itu bukan milik
orang pintar tapi sukses itu bisa di miliki kalau kita tekun, rajin dan tak pernah
menyerah dalam berusaha mencapai impian yang kita inginkan. Sebuah impian bisa terwujud kalau kita ingin mewujudkannya. Kata Maudy Ayunda
“kalau punya mimpi jangan
setengah-setengah”. Jadi janganlah berhenti bermimpi untuk menjadi orang
“SUKSES”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar