Hai Dears......
ya itu Takdir yang tidak bisa kita lawan....puncaknya aku sedih waktu akhir bulan 3 judul aku di rubah dan itu pasti isi skripsi aku habis total berubah. saat itu juga aku nanggis di kampus dan lari ke masjid.hehehe baru X itu nangis di kampus. gara-gara skripsi aku lebih sensitif mudah tersingung apa lagi kalau ditanya ngapa belum selesai-selesai??? rasa mau aku gapok tu orang hihihihi.... ndak tau apa aku lebih mau cepat selesai. apalagi sejak bulan februari nenek aku total ndak bisa jalan lagi jadi serba di urus. rutinitas aku tiap hari antar jemput adik dan ngurus nenek dari mandikan dan berbagai macam lagi barulah aku pergi ke kampus. kalau sudah ke kampus rasanya badanku capek. tapi di saat aku seperti ini orang yang paling memotivasi aku ya Bapakku "Pak Herman". hehehe
Sudah 1 tahun lebih aku nyusun skripsi ngak kelar-kelar. rasanya seperdi es cendol, bermacam rasa di hatiku. kadang ada rasa iri di hati melihat kawan-kawan sudah pada selesai n memakai toga. bagi aku sih toga itu ndak terlalu penting, yang penjing bagiku adalah dapat izajahnya biar bisa ngelamar kerja pakai ijazah S1.
dia selalu bilang denganku "kalau udah garis tangan kayak gitu mau gimana lagi, sekuat apapun kita ngelawan ndak akan bisa. yang penting sudah usaha. ada orang yang sudah selesai kuliah tapi masih juga belum dapat kerja. ada juga orang yang belum selesai kuliah sudah dapat kerja. semua sudah jalan-Nya." kata-kata itu selalu aku ingat, dia selalu memotivasi aku......
nah kalau makku "Bu Herman" ini dia surgaku, aku selalu minta doakan dengan beliau. minta di mudahkan urusan skripsi aku biar bisa cepat ngelamar kerja.aku belum bisa buat dia bangga ataupun bahagia mugkin dengan aku selesai kuliah bisa buat belia sedikit bahagia :-)
Terima Kasih yang tak terhingga untuk kalian berdua,
I Miss You
Tidak ada komentar:
Posting Komentar